Mon. Mar 4th, 2024

Dua selebgram di Kota Bogor ditangkap polisi lantaran mempromosikan judi online melalui akun media sosial (medsos) Instagram. Promosi judi online tersebut berujung dua orang perempuan tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya ialah K dan FA. Keduanya dijerat dengan Undang-undang ITE dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Kasus ini sendiri terungkap setelah Polresta Bogor Kota menerima aduan warga yang terlilit utang gara-gara judi online. Polisi kemudian melakukan patroli siber dan menangkap kedua orang selebgram tersebut. Berikut rangkumannya.

1. Promosi Judi Online di Instastory
Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso menjelaskan kedua selebgram inisial K dan FA ini mempromosikan judi online melalui Instastory.

“Kemudian kronologis di akun yang bersangkutan ini ada Instastory dengan tulisan ‘Panen GG’. Ketika diklik akun itu keluar situs judi online, kemudian dari si tersangka menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas Bismo dalam jumpa pers di Mapolresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Selasa (9/1).

2. Raup Untung hingga Jutaan Rupiah
Sebagai selebgram dengan jumlah followers sebanyak 45 ribu, K dipilih untuk mempromosikan judi online. Tersangka K mendapatkan fee hingga jutaan rupiah per bulannya dari mempromosikan situs judi online tersebut.

“Oleh si tersangka disanggupi, diterima dengan imbalan Rp 3 juta per bulan, hingga saat ini menurut penyelidikan dan penyidikan ini 3-5 situs judi online yang dilakoni oleh pelaku,” ungkap Bismo.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Luthfi Olot Gigantara mengatakan, bayaran yang diterima juga tergantung dengan jumlah followers selebgram masing-masing. Tersangka FA sendiri memperoleh fee hingga jutaan rupiah dari satu situs yang ia promosikan.

“Selebgram berinisial FA ini karena followersnya 22 ribu sekian, maka memperoleh upah untuk postingan Rp 350-700 ribu per situs, per dua minggu atau per bulan. Sedangkan untuk selebgram berinisial K, karena followers sudah lebih dari 40 ribu ke atas, dia memperoleh upah posting sebesar Rp 1,5-3 juta per situs, per dua minggu atau per bulan,” kata Luthfi.

3. Berawal dari Aduan Warga yang Terlilit Utang
Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso mengatakan, ada masyarakat yang mengadukan kejadian itu. Sebab, banyak masyarakat terlilit utang akibat judi online.

“Banyak aduan masyarakat yang terlilit utang dipakai untuk judi online, untuk itu, untuk melindungi masyarakat dari judi online, melakukan pengungkapan. Adapun yang kita amankan ini ada 2 orang tersangka, dari lokasi berbeda dan kasus berbeda juga, artinya 2 laporan polisi yang berbeda,” kata Bismo.

4. Selebgram K dan FA Jadi Tersangka
K dan FA ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas kasus ini. Keduanya dijerat dengan Undang-Undang ITE Pasal 45 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda Rp 10 miliar.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Luthfi Olot Gigantara menjelaskan bahwa K merupakan seorang mahasiswi di salah satu kampus yang ada di Bogor. Sementara untuk tersangka FA, merupakan wiraswasta.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *